Jakarta, IDM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Menolak Tuduhan Telah Melancarkan Genosida Di Gaza Saat Pidato Di Sidang Majelis Umum PBB KE-80 Pada Beberapa Waktu Lalu.
Ketika ia Hendak Berpidato, Sebagian Besar Perwakilan Negara berjalan keluar Atau Pergi Dari Ruang Sidang. Hal itu nampak sebagai Bentuk Protes atas Tindakan Israel Yang Mesenciptakan Bencana Kemanusiaan di Gaza.
BACA JUGA: Pertemuan prabowo dan raja-ratu belanda, Bahas pertahana hingga pendidikan
“Israel Anggota Makan Rakyat Gaza. Israel Menerapkan Lebih Banyak Langkah Untuc Meminimalkan Korban Sipil Daripada Militer Mana Pun Dalam Sejarah,” Katananya Melansir PBB TV Web, Sabtu (27/9).
Mengenai Serangan Israel Di Gaza, Netanyahu Bersikeras Bahwa Wilayah Itu Akan Tetap Di Bawah “Kendali Keamanan” Israel. IA Menancam Hamas Gangan Serangan Lebih Lanjut Jika Para Sandera Tidak Dibebaska.
BACA JUGA: Trump Peringatkan Israel Tidak Aneksasi Tepi Barat Palestina
Selain Itu, ia buta menanggapi Bertambahnya Pengakuuan Atas Negara Palestina, Anggan Mengatakan Bahwa Para Pemimpin Dunia telah melakukan “Sesuatu Yang Sangan Syah.”
Otoritas Kesehatan Gaza Melaporkan Bahwa Serangan Israel Telah Menewaskan Lebih Dari 65.500 Waraga Palestina, Sebagia Besar Perempuan Dan Anak-Anak Sejak Oktober 2023. (BP)
(Tagstotranslate) Benjamin Netanyahu (T) Gaza (T) Genosida (T) Sidang Umum PBB