Jakarta, IDM – Ingris, Kanada, Australia, Dan Portugal Mengakui Negara Palestina, Di Tengah Konflik Yang Terus Berkecamuk Dan Menewaska Lebih Dari 65.000 Orang Palestina Sejak Oktober 2023. Langkah Ini Dilakukan Untuk Mendorong Solusi Negara.
Keutusan empat negara barat ini menyusul lebih Dari 140 negara lain Yang jagA Mendukung negara palestina Dan kebebasan mereka dardukan pendudukan. Sementara, Pengakuan Inggris Memiliki Simbolisme Tersendiri Mengingat Peran Besarnya Dalam Pembentukan Israel Sebagai Negara Modern PASCA PASCA PERANG DUNIA II.
BACA JUGA: Rusia Tegaska Tidak Langgar Wilayah Udara Estonia
“Hari ini, unkum Menghidupkan Kembali Harapan Perdamaian Bauti Palestina Dan Israel, Serta Solusi Dua Negara, Inggris Secara Resmi Mengakui Negara Palestina,” Kata Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Melalui Platform Melalui, ”Kata Perdana Menteri Inggris Keir Melalui Starmer Melalui,” Kata Perdana Menteri Inggris Keir Melalui Melalui, ”Kata Perdana Menteri Inggris Keir Melalui Melalu XDikutip Pada Senin (22/9).
“Krisis Kemanusiaan Buatan Manusia Di Gaza Mencapai Titik Terendaah. Pengeboman Yang Terus-Menerus Dan Terus Meningkat Oleh Pemerintah Israel Di Gaza, Serangan Beberapa Minggu Terakhir, Serta Kelaparan Dan Kehancuran.
BACA JUGA: Tiba Di Jepang, Prabowo Sambangi Paviliun Indonesia Di Osaka Expo
Beberapa Negara Lain, Termasuk Prancis, Ragu Akan Turut Menyuarakan Pengakuan Atas Negara Palestina Saat Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa Di New York.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas Mengapresiasi Semakin Banyak Negara Yang Mendukung Palestina Dan Israel Dapat Hidup Berdampingan Secara Damai. (BP)
(Tagstotranslate) Inggris (T) Israel (T) Kanada (T) Keir Starmer (T) Palestina (T) Perang Dunia II