Jakarta, IDM – Presiden RI, Prabowo Subianto, Dalam Pidatonya Pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ke-80 Berpesan untuk Saling Menjaga Perdamaan Dan Persatuan.
“Tanpa PBB, Tak Ada Negara Yang Merasa Aman. Kita Memerlukan PBB, Dan Indonesia Akan Terus Mendukungnya. Walau Kita Masih Berjuang, Kita Tahu Dunia Memerlukan PBB Yang Kuat,” Kata Prabowo.
Prabowo Kemudian Mengingatkan Tantangan Global Yang Terus Meningkat, Mulai Dari Krisis Pangan, Energi, Hingan Air. IA Menegaska Indonesia Tidak Hanya Berusia Memenuhi Kebutuhan Dalam Negeri, Tetapi Bua Anggota Kontribusi Nyata Bagi Dunia.
“Populasi Dunia Terus Bertambah. Planet Kita Tertekan. Krisis Pangan, Energi, Dan Air Menghantui Banyak Bangsa. Kami memilih menjawab tantangan ini langsung di ruman dan pembantu ke luarteri sejajajah Kami Kami maMaMi,”
“Tahun ini, Indonesia menatat Produksi Beras Dan Cadangan Pangan Tertinggi Dalam Sejarah. Kami Kini Swasembada Beras Dan Mulai Mengekekspor Ke Negara Lain Yang MembutaHkan, TermASuk Palestina,” Tutur Orang Nomor Di Indian.
IA Menambahkan Indonesia Tengah Membangun Rantai Pasok Pangan Yang Tangsang Delangatkan Produktivitas Petani Serta Mengembangkangkan Pertanian Ramah Iklim.
“Kami Yakin Dalam Beberapa Tahun Indonesia Akan Menjadi Lumbung Hijau Dunia,” Paparnya.
Selain Isu Pangan, Prabowo Jeda Menyinggung Ancaman Perubahan Iklim, Yang Dampaknya Suda Dirasakan Langsung Oleh Indonesia Sebagai Negara Kepulauan.
“Sebagai Negara Kepulauan Terbesar, Kami Suda Merasakan Langsung Dampak Perubahan Iklim, Khususnya Naiknya Permukaan Laut. Di Pantai Utara Ibu Kota Kami, Permukak Laut Naik Lima Senttimeter Setah Tukan. BISAKI. Puluh Tahun Lagi?
Prabowo Menyebut Komitmen Indonesia Menghadapi Krisis Iklim Tidak Sebatas Slogan, Tetapi Diwujudkan Melalui Aksi Nyata.
“Kami Berkomitmen Pada Perjanjian Paris. Kami Menargetkan Emisi Nol Bersih Pada 2060 Dan Yakin Dapat Mencapainya Lebih Cepat. Kami Menargetkan Reforestasi Lebih Dari 12 Juta HeKte Hutan Hutan, Lebih Lebih Dari 12 Juta Hekte Hutan Hutan, Lokal Delan LaPangan Kerja Hijau, ”Ucapnya.
Prabowo buta penggemukakan komitmen indonesia dalam transisi energi berkelanjutan serta tuuane magnan uNTUUK Mengangkat taraf hidup masyarakat.
“Indonesia Beralih Dari Pembangunan Berbasis Bahan Bakar Fosil Menuju Energi Terbarukan. Mulai Tahun Depan, Sebagian Besar Kapasitas Pembangkit Listrik Baru Kami Akan Berasal Dari Energi Terbarukan,” Terang Prabow.
Prabowo Menjelaskan Hal Itu Bertjuuan Taktkat Seluruh Masyarakat Keluar Dari Kemiskinan Dan Menjadikan Indonesia Jadi Pusat Solusi Ketahanan Pangan, Energi, Dan Air. (YKB)
(Tagstotranslate) PBB