Jakarta, IDM – Sebanyak 46 PERWIRA TINGI (PATI) TNI ANGKATAN UDARA (TNI AU) Melaporkan Kenaikan Pangkat Mereka Kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tni M. Tonny Harjono Di Mabesa, Jumau, Jumau, Jumau, Juma, Juma, Juma, Juma, Juma, Juma, Juma, Juma, Juma, Juma, Juma, Juma, Juma, Juma, Juma, Jum.
Dari Puluhan Pati Yang Naik Pangkat Tersebut, Marsdya Tni TBH Usia Wirssono Yangsono Satu-Satunya Perwira Yang Mempereheh Kenaikan Pangkat Menjadi Bintang Tiga. Saat ini, ia Mengemban Amanah Sebagai Komandan Komando Pembinnau Doktrin, Pendidikan, Dan Latihan Tni Angkatan Udara (Dankodiklatau).
BACA JUGA: Tni au Perkuat Ketahanan Pangan, Ksau Tebar 4.500 Benih Ikan Di Lanud Hang Nadim
Delapan Perwira Lainnya Mendapat Kenaikan Pangkat Menjadi Pati Bintang Dua, Yaitu Marsda Tni Easter Hariyanto, Marsda Tni Stevanus Ervin S., Marsda Tni Bayu Kusuma, Dan Marsda Tni Feringand.
Kemudian, Terdapat Nama Marsda Tni Joko Sugeng Sriyanto, Marsda Tni Novlamirsyah, Marsda Tni Anis Nurwahyudi, Serta Marsda Tni M. Roikhan Harowi. Sementara Itu, 37 Perwira Tinggi Lainnya Resmi Menyandang Pangkat Baru Bintang Satu.

Sebelumnya, Puluhan Pati Tni au Tersebut telah terlebih dahulu melaporkan Kenaikan pangkat mereka kepada panglima tni jenderal tni agus subiyanto di mabes tni, kamis (25/9) Bersama 65 tni tni (25/9) Bersama 65 Tni Tni (25/9) Bersama 65 TNI TNI TNI (25/9) BERSAMA 65 TNI TNI TNI (25/9) BERSAMA 65 TNI TNI TNI (KAMIS (25/9) BERSAMA 65 TNI TNI TNI, TNI, KAMIS (25/9) BERSAMA 65 TNI TNI TNi Angkatan Laut (TNI AL).
Kenaikan Pangkat ini Bukan Hanya Sekadar Bentuk Penghargaan Atas Dedikasi Dan Pengabdian, Tetapi Bua Membawa Konskuensi Berupa Tanggung Jawab Yang Lebih Besar. TUKU ITU, KSAU BERPEGAN Agar Kenaikan Pangkat ini jagA Diiringi Delangan Peningkatkan Profesionalisme Dalam Menjagab Dinamika Tugas Serta Tantangan Yangin Kompleks.
BACA JUGA: 39 Kolonel Tni ad Pecah Bintang, Siap Jaga Kedaulatan Dan Keutuhan Nkri
Tonny Menambahkan, Tantangan Yang Dihadapi Tni Au Tidak Hanya Terkait Penguasaan Alat Pertahanan Dan Keamanan (Alpalhankam), Tetapi jeda meliputi Ancaman Perang Kognitif, seperti disinformasi dan propaganda.
“Oleh Karena Itu, Kesiapan Sumber Daya Manusia Menjadi Faktor Penentu Dalam Memanfaatkan Peluang Dari Modernisasi Alpalhankam,” Tegas Ksau Dikutip Dari Keterongani, Dinas Penerangan Tni Angkatan Udara (Dispenau)Sabtu (27/9). (yas)
(tagstotranslate) dankodiklatau