Jakarta, IDM – Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 4 Marinir yang tergabung sebagai satuan tugas (satgas) pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini Mobile 2025, terus menjalin kedekatan dengan warga Distrik Obano, Paniai Barat, Papua Tengah, melalui komunikasi sosial.
Prajurit Tidak Hanya Berdialog Warga Warga, Tetapi JUGA MELIBATKAN ANAK-ANAK DALAM BERBAGAI Permaind Dan Kegiatan Edukatif RANDA. Kebersama yang Dibangun membuater para prajurit kerap dianggap layaknya “kakak” eheh anak-anak setempat.
BACA JUGA: Aligator Sampai Mlrs Norinco, 5 Roket Andalan Marinir Akan Tampil Di Defile Hut Tni
“Kehadiran kami bukan untuk menakuti, tapi untuk merangkul. Kami ingin masyarakat merasa aman dan menganggap TNI sebagai bagian dari keluarga besar Papua,” ungkap seorang prajurit satgas, dikutip dari PASMAR 1Sabtu (4/10).
WARGA DISTRIK OBANO PUN MENYAMBUT Baik Kegiatan Tersebut. Salah Satu Warga Menyebut Prajurit Satgas Yonif 4 Marinir Suda Dianggap Seperti Keluarga Karena Sering Hadir Membantu Aktivitas Masyarakat.
BACA JUGA: 850 Prajurit Yonif 412/BES Diberangkatkan Ke Republik Demokratik Kongo, Ini Misiinanya
Pada kesempatan yang sama, Komandan Satgas Pamtas RI-Papua Nugini Mobile 2025 Yonif 4 Marinir Letkol (Mar) Surya Affandy Novyanto, menyatakan kegiatan komunikasi sosial merupakan bagian dari pendekatan teritorial di wilayah tugas mereka.
“Program ini Kami Laksanakan untuk Menghibur Anak-Anak Dan Waraga Setempat. Pendekatan Yang Kami Lakukan Bersifat Kekeluargaan Dan Dialog Yang Mengutamakan Yang Nyaman Dan Menghibur,” Ujarnya. (pada)
(Tagstotranslate) Distrik Obano (T) Paniai Barat (T) Satgas Pamtas Ri-Papua Nugini (T) Yonif 4 Marinir