Jakarta, IDM – Cina Menggelar Parade Militer Yang memamerkan Ratusan Alutsista di Beijing Pada Beberapa Waktu Lalu, Guna Memperingati 80 Tahun Berakhirnya Perang Dunia II. Dalam Kesempatan Itu, Presiden Cina Xi Jinping Menegaskan Komitmen Dalam Menjaga Perdamaian Dunia.
Diapit Oleh Presiden Rusia Vladimir Putin Dan Kim Jong Un Daria Korea Utara, Xi Rona Mengundang Beberapa Pemimpin Lainnya Termasuk Presiden Ri Prabowo Subianto.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia Delan China
Melansir Laman Resmi Militer Cina Militer CinaKamis (4/8), Helikopter Mengudara Di Atas Tiananmen Square Membawa Spanduk Bertuliskan “Keadilan berlaku, perdamaian menang, orang -orang menang.” Lebih Dari 10.000 PASUKAN BBENTUK FORMASI SEMPURNA, DIITI KONVOI RATUS UNIT MILITER SEPERTI KENDARAAN LAPIS BAJA, ARTILERI HINGGA DRONE.

Dalam Pidatonya, Xi Menyatakan Bahwa Parade Militer Ini Merupakan Peringatan 80 Tahun Kemenangan atas Penjajahan Jepang. BAGI CINA, 3 SEPTEMBER ADALAH HARI KEMENIGAN SETELAH JEPANG MENYERAH PAYA 2 September 1945.


Lebih lanjut, ia memperingatkan bahwa “umat manusia kembali dihadapkan sada Pilihan antara perdama atue perang, dialog Atau Konfrontasi, Dan Saling Menguntutan Atau Zero-Sum Game.”


BACA JUGA: Efek Serangan Israel, PBB Sebut 21 Ribu Anak di Gaza Jadi Penyabilitas
Ia pun menegaska komitmen cina dalam menjaga kedaulatan dan mempertahankan Perdamaian dunia. “Rakyat Cina Akan Berdiri Teguh di Sisi Sejarah Yang Benar Dan Di Sisi Pembangunan Manusia, Berpehang Teguh Pada Jalur Damai, Dan Bergandengan Tangan Dengan Seluruh Dunia Untuk Memangun Masa Depan Bersama,”.
Ia Turut Menyerukan Negara-negara lain lain “Menghilangkan akar Pangebab Perang Dan Menencegah Terulangnya Tragedi Sejarah.” (BP)
(tagstotranslate) cina