Jakarta, IDM – Israel Dan Iran Saat Ini Sedang Saling Serang Melalui Serangan Udara. Israel Yang Menyerang Terlebih Dahulu, Langsung Dibalas Iran Selang Beberapa Jam. Tel Aviv, Ibu Kota Israel Dihujani Ratusan Rudal Balistik Iran Yang Menghancurkan Lokasi Strategis.
Salah Satu Rudal Balistik Milik Iran Yang Disorot Setelah Menghantam Gedung Kementerian Pertahanan Israel Adalah Fattah 2, Rudal Balistik Jarak Menengah Gangan Hipersonik Glide Vehicle (HGV). Rudal Yang Memilisi Kecepatan 13-14 Mach (13-14 Kali Lipat Kecepatan Suara) Dan Daya Jangkau Antara 1.400-2.000 km INI Membuat SISTEM PERAHANAN Udara Israel Tak Berkutik.
Sebelumnya, Iran telah memilisi rudal fattah 1 Pada pertengahan 2023. Sementara Fattah 2 Diperkenalkan Kepada Pemimpin Iran Pada 19 November Di Tahun Yang Sama.
BACA JUGA: Kemhan Ri Ungkap Tantangan Industri Pertahanan Dalam Negeri
Rudal Buatan Dalam Negeri Iran Ini Mampu Menargetkan Sistem Pertahanan Musuh Dan Dilengkapi Delangan Sekunder Yang Dapat Digerakin Dan Propelan Padat Untkatkan Kemampuan Manuver Di Dalam Dan Luar Atmosfer Target.
Dilengkapi Delangan HGV, Fattah 2 Memuncinantan untuk manuver Melakukan yang membuatinya sulit dilacak atuu diprediksi lintasanyaa oleh radar konvensional. Rudal Ini Dirancang Khusus untuk Menembus Sistem Pertahanan Seperti Iron Dome, Sling Atau Arrow David.
Dilansir Dari IRGC Aerospace Force, Fattah 2 Memilisi Sistem Propulsi Dua Tahap, Termasuk panggung bahan bakar padat Dan kendaraan meluncur Berbahan Bakar Khusus, Memungkitan Fleeksibilitas Dalam Jarak Dan Arah Serangan. Teknologi ini juga membuat waktu peluncuran lebih cepat dibandingkan rudal berbahan bakar cair.
BACA JUGA: TNI al pionir inovasi robot mobile target sebelum pasukan Khusus, apa jamur?
Fattah 2 Rona Dirancang untuk Menghantam Target Strategis Dengan Presisi Tinggi, Seperti Fasilitas Militer, Pangkalan Udara, Atau Pusat Komando Musuh. Teknologi Pemandu Yang Terintegrasi Dengan Navigasi Satelit Dan Sensor Internal Memungkinkan Akurasi Dalam Hitungan Meter.
Dikutip Dari indomiliterFattah 2 Memiliki Berat Lepas Landas Sekitar 12 ton Delangan Cakupan 9 ton Propelan. Fattah 2 Rona Diklaim Dapat Membawa Hulu Ledak Delangan Berat Sampai 450 Kilogram Sewingga Dapat Mengakibatkan Kehancuran Besar Sabat Terjadi Benturan.
Sementara FUTUK NAVIGASI DAN PANDUAN, FATTAH MATTAH Unit Navigasi Inersia (Inu) Dan Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS), Termasuk GPS Dan Glonass System Sewingga Memiliki Jalur Dangan Presisi Tinggi. (NHN)
(Tagstotranslate) Fattah 2