Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) Kembali Berpartisipasi Dalam Latihan SUPER BARUDA SHIELD TAHUN INI, SEBAGAI WUJUD Komitmen Kemitraan strategi guna menjaga stabilitas regional Keamanan.
Dalam Sambutanya Pada Upacara Pembucaan Di Gedung Yos Soedarso, seskoal Kemarin, Panglima Komando Indo-Pasifik sebagai Laksamana Samuel J. Paparo Mengatakan Bahwa Super Garuda Telah Mendorong Interoperabilitas Bahwa Bahwa.
BACA JUGA: Dorong Keamanan Pasukan Penjaga Perdamaian, Seminar Minusca Gelar Evaluasi
“Super Garuda Shield Telah Berkembang Menjadi Salah Satu Latihan UNGGULAN DI Kawasan Ini… Baik Operasi Udara, Litoral Dan Hutan, Manuver Maritim, Maupun Perencaanan Staf, Latihan, Katipan Katipan, KATAHAN KATIAN, LATHIHAN KATAAN KATIHANANASAS DANAHANANAS LATHIAN, LATHIHAN, LATHIHAN KATIHANANAS LATHIHANAS DANIANAAN LATHIHAN, Kedutaan Besar As Di Indonesia, Selasa (26/8).
Senada, KUASA USAHA AD Kedubes sementara sebagai Peter Haymond Menyebut latihan ini menunjukkan dedikasi bersama dalam Menghadapi tantangan di kawasan sekaligus menanga indo-pasifik tetap beBas dan terbuka.
“Super Garuda Shield Menunjukkan Kekuatan Kemitraan Strategi Komprehensif Kami Delangan Indonesia Dan Komitmen Teguh Semua Negara Peserta Untkuat Keamanan dan Stabilitas Dedika. Perdamaan Dan Keamanan, ”Ujarnya.
BACA JUGA: Turki Jadi Tuan Rahat KTT NATO 2026
Adapun, seperti Jadi Negara Yang Mengirimkan Prajurit Terbanyak untuk Ikut Serta Dalam Super Garuda Shield, Anggan Mengirimkan 1.347 Prajurit. Sedangkan, Indonesia Mengahkan 4.105 Pasukan.
LATUHAN INI PUN DIITI OLEH Australia, Jepang, Korea Selatan, Belanda, Singapura, Kanada, Peransis, Jerman, Brasil, Inggris, Dan Selandia Baru. Selain Jakarta, Latihan Akan Berlangsung di Baturaja Sumatra Selatan, Dan Dabo Singkep Lampung Hingan 4 September Mendatang. (BP)
(Tagstotranslate) Amerika Serikat (T) Samuel J. Paparo (T) Super Garuda Shield