Jakarta, IDM – Indonesia Menambah Kekuatan Dalam Misi Bantuan Kemanusiaan Ke Jalur Gaza, Palestina, Anggota Anggan Pesar Satu Lagi Pesawat Super Hercules C-130J Nomor Ekor A-1343 Untakhih Ganuan Satuan TuGas (Satgas) GARAHUDA MERAHUDA II.
Pesewat Delangan 26 Personel Dan Mengangkut 1.200 Parasut Tersebut Berangkat Dari Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (26/8).
Panglima komando operasi udara nasional (pangkoopsudnas) marsdya tni minggit tribowo menjadi Inspektur uPacara Pemberangkatan.
BACA JUGA: Tni Dan Angkatan Bersenjata Kanada Sepakat Tingkatkan Kerja Sama
Nantinya, 26 personel Tersebut Akan Bergabung Bersama Satgas Garuda Merah Putih II Yang Telah Menjalani Misi Selama 10 Hari Gangan Dua Pesawat Super Hercules.

Operasi Jalur Solidaritas Ini Bagian Dari 2, Di Mana Indonesia Berperan Aktif Mendukung Penyaluran Bantuan Kemanusiaan Melalui Operasi Airdrop Dari Pangkalan Aju di Yordania, “Kata Minggit, Dikutip Darisi Pen Rujam Pengguruh Pilihan Putusan Pengguna Putusan Putusan Putusan Putusan Puasa Putusan Puasa Putusan Pengguna,” Pusat Penerangan (Puspen) TNIRabu (27/8).
Dalam Perjalananya Ke Yordania, Pesawat Akan Transit di Chennai (India), Abu Dhabi, Dan Tiba Di Yordania Pada 28 Agustus 2025.
BACA JUGA: 243 Prajurit Komcad Matra Darat Resmi Dilantik
“Super Hercules A-1343 Akan Bergabung Gelangan Dua Pesawat Super Hercules Lain Di Yordania Twakukan Menjatuhkan Logistik Bantuan,” Tulis Siaran Pers Puspen tni.
Misi Bantuan Logistik Lewat Metode Udara AtaU Airdrop Tersebut Semula Hingga 24 Agustus, Kemudian Diperpanjang Hingga 28 Agustus.
Namun, Kabar Terbaru, direncanakan Ada Perpanjangan Waktu Operasi Lagi Dan Akan Beralih Ke Pangkalan Aju Mesir. (NMA)
(Tagstotranslate) Bantuan Kemanusiaan (T) Jalur Gaza (T) Palestina (T) Pesawat Super Hercules C-130J (T) Satgas Garuda Merah Putih II