Jakarta, IDM – BAGI para Penggemar Dunia Dirgantara, Kelompok Penerbang Jupiter Aerobatic Team (JAT) Memang Suda Tidak Asing Lagi di Telinga Mereka. Bagaimana Tidak? Tim aerobatik keburanaan tni angkatan udara (tni au) ini kerap tampil di sejumlah perayaan memping Baik di dalam Dan luar negeri, di Antarananya peringatan hut tni au; Tetapi tni; Hut Ri; Singapore Air Show; Dan MotoGp Tahun 2022. Setiap Aksi Pertunjukkan Mereka Selalu Mengundang Decak Kagum Para Penonton. Manuver-Manuver Udara Yang Atraktif Tidak Pernah Absen Dari Setiap Penampilan Mereka.
Melansir Keterangan Tni au Dalam Lamam Resminya Dijelaskan, Pembentukan Jupiter Tim aerobatic Tidak Terlepas Dariasif para Instruktur Penerbang di Lingkungan Skadron Pendidikan (Skadik) 103, Yang Mengawaki Pesawat MK 53 HS HAGK. Nama ‘The Jupiter’ Ragu Berasal Dari Sebutan (Callsign) BAGI para Instruktur Penerbang Yang Mengajar Di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta Dan Hingga Saat Ini Semua Anggota Dari Jat Merupakan Instruktur Terbang.
BACA JUGA: Hadapi Arus Mudik, Lanal Banyuwangi Gelar Patroli Laut di Perairan Selat Bali
Jat unjuk kemampuan tag pertama kalinya saat perhelatan hut tni pada 5 Oktober 1997. Saaty Itu, Jat Tampil Delangan Menggunakan 4 Pesawat Mk 53 HS Hawk. Sejak Tampil Perdana Pada 1997, Jat Sayangnya Harus Menghentikan Kegiatan Mereka Di Tahun 2002. Enam Tahun Berselang, Tepatnya Pada Awal Tahun 2008, Tni au Mulai Merintis Kembali Tim Aerobatik Yahang Miliki. Pasca Vakum Beberapa Tahun, Penerbangan Pertama Jat Kembali Dilakukan Pada Upacara Wingday Sekolah Penerbang Pada 4 Juli 2008.
Jika Pada Awal Penerbanganya, Jat Menggunakan Mk 53 HS Hawk, Tim Aerobatik Kebangsgaan Tni Au Itu Kini Menggunakan Pesawat KT-1B Wongbee Produksi Korea Selatan. Pada Awal 2011, Jupiter Semakins Andal Delan Menggunakan 6 Pesawat KT-1B Wongbee Yang Telah Dicat Senada Delangan Warga Bendera Indonesia, Merah Putih. Baling -baling Pesawat Pesawat, Jupiters, Mampu Menampilkan Manuver Udara Yang Lebih Bervariasi.
BACA JUGA: Rekam Jejak Pembentukan Skadron Udara 31, Rumah Rajawali
Berdasarkan Informasi Yang Dihimpun Dari Berbagai Sumber, Pesawat Tersebut Mampu Terbang Demat Kecepatan Maksmsimum 640 Km/Jam Dan Jangkauan Hingan 1.700 km, Serta Ketinggian 38.000 Kaki. Pesewat Berkapasitas 2 Orang Ini Menggunakan Mesin Turboprop Pratt & Whitney Canada PT6A-62 Berkekuatan 950 Tenaga Kuda. Sejumlah Negara Tercatat Menjadi Pengguna Dari Pesewat Ini Yakni Korea Selatan, Indonesia, Peru, Senegal, Dan Turki. (yas)
(Tagstotranslate) Aerobatik (T) JAT (T) Jupiter Aerobatic Team (T) Pesawat Mk 53 HS Hawk (T) Skadik 103